Tampilkan postingan dengan label Masrizal Umar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masrizal Umar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Desember 2016

Digital Marketing - Personal Branding dan Pencitraan Di Era Digital


Di Era Millenial atau Era Digital sekarang, Internet tidak bisa dilepaskan dalam sendi kehidupan masyarakat kita sehingga segala kebutuhan dan life style kita juga banyak dipengaruhi oleh Internet kalau dulu lifestyle kita banyak dipengaruhi oleh Televisi – Radio atau Media Cetak, sekarang mulai berubah Gaya Hidup atau Life style kita banyak dipengaruhi oleh Internet yang sudah bisa kita akses dalam genggaman kita baik melalui Smartphone – Ipad serta Laptop.

Kita banyak dipengaruhi oleh media sosial yang kita ikuti misalnya Facebook – Instagram – Twitter – LinkedIn - YouTube dan media sosial lainnya sekarang hampir setiap bulan keluar Platform yang baru dan penuh kreatifitas. Nah apa pengaruhnya terhadap Personal Branding dan Pencitraan?. Tentu saja hal ini sangat besar sekali pengaruh dan perubahannya. Kalau dulu misalnya kita ingin melamar kejaan masih membuat surat lamaran secara manual bahkan harus pakai materai segala dan dikirim langsung ke perusahaan yang kita tuju, sekarang tidak perlu seperti itu lagi sekarang orang kalau mau cari pekerjaan cukup ketik lowongan kerja yang ingin kita cari dan keluarlah macam-macam pilihan sektor industri dan perusahaan yang ingin kita lamar dan kita cukup mengirimkan CV atau Resume Diri kita atau mengisi Form Applikasi Kerja yang sudah disediakan oleh Website Perusahaan yang kita masuki/lamar mudah bukan?

Kembali ke Personal Branding sebetulnya Curriculum Vitae atau Full Resume Diri kita tidak lain tidak bukan adalah Personal Deskripsi siapa diri kita atau yang lebih kita kenal dengan Pesonal Branding sehingga diharapkan orang lain apakah itu HR Manager/Director ataupun calon atasan kita (user) yang ingin meng-hire kita sebagai team di perusahaan mereka. Ini artinya apa kita akan berusaha menyampaikan atau menjelaskan diri kita sejelas dan sedetail mungkin sehingga Para Recruiter tertarik untuk memanggil kita atau meng-hire kita.
Sekarang apa itu pencitraan? Pencitraan lebih banyak dikesankan membungkus atau memoles diri kita seolah seorang yang hebat atau “qualified” sehingga layak dan pantas untuk di – hire oleh perusahaan yang hebat pula. Tentu hal ini tidak mudah kita lakukan di-era digital sekarang karena orang sangat mudah melihat diri kita dari bermacam sudut baik dari Internet terutama tentu dari Media Social misalnya Facebook dan LinkedIn misalnya atau jika kita seorang Blogger bisa dilihat dari tulisan-tulisan atau postingan kita, sehinga di era sekarang ini “sulit’ kita melakukan Pencitraan atau pemolesan tentang diri kita karena kita akan sangat mudah di”telanjangi” orang dengan internet.
Dulu sewaktu saya masih bekerja di salah satu perusahaan FMCG terkemuka di Dunia dan Indonesia saya juga sering meng-interview seseorang kandidat yang mau kami hire untuk team kami dan disamping summary CV dari HR team saya juga sering melakukan searching untuk kandidat tersebut melalui Google dengan mengetik nama lengkapnya dan keluarlah semua tentang kandidat tersebut di Google Search Result dalam hitungan detik.

Sehingga kadang-kadang para kandidat “kaget” kalau pertanyaan saya menyerempet dengan status dia di dunia maya yang tidak ada tercantum dalam CV yang resmi dia buat. Tetapi pengalaman kami sering kami “gagal” meng=hire seseorang karena memang Branding dirinya tidak sesuai dengan kenyataan dialam nyata atau performance dirinya sebenarnya.

Sekarang kalau sudah begitu apa yang harus kita lakukan? Baik sebagai seorang calon karyawan atau seorang profesional inging lebih dilirik oleh atasan atau “head hunter” apakah bisa kita melakukan Pencitraan atau kita harus melakukan Branding tentang diri kita sebaik mungkin sehingga kita cepat mendapat pekerjaan bagi yang masih Jobless atau karier kita cepat meningkat atau bagi seorang pengusaha bisnisnya semakin berkembang klien atau relasinya makin bertambah.

Pencitraan kalau bahasa awamnya lebih mudah disebut memoles atau kadang malah banyak menutup-nutupi kekurangan dan seolah-olah kita seorang yang profesional seorang yang hebat dan banyak hal hebat lainnya, sementara Branding seperti halnya dengan barang dan jasa atau produk, Branding adalah bagaimana kita menyampaikan pesan atau penjelasan diri kita kepada orang lain dengan segala potensi dan kelebihan kita sehingga orang tersebut mempunyai gambaran jelas tentang diri kita serta kemampuan-kemampuan (competencies) yang kita miliki yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkannya baik menggunakan kita sebagai karyawannya atau sebagai partner bisnisnya.

Sekarang langkah-langkap apa saja yang bisa kita lakukan?. Sama halnya dengan Product atau Jasa kita bisa mulai dari mendeskripkan tentang diri kita dengan lengkap dengan semua kelebihan dan kompetensi yang kita miliki dan kita juga harus bisa juga menetapkan kita ingin dilihat atau dipandang sebagai siap sama orang lain, Misalnya kita ingin dikenal sebagai seseorang yang mengusaia project management dengan baik misalnya dan sudah berhasil menangani beberapa project dengan hasil terbaik misalnya serta kita punya kemampuan untuk memimpin serta penguasaan ilmu-ilmu management dan leadership dengan baik, atau misalnya kita ingin dilihat orang ahli marketing atau seorang pemasar yang hebat dengan kompetensi yang baik dalam bidang marketing dan branding serta juga memahami concept supply chain dengan baik serta menguasai juga concept CRM (Costumer Relation Management) misalnya untuk menyakinkan orang lain tentang kita menampilkan semua pendidikan dan pelatihan yang kita ikuti serta sertifikasi-sertifikasi yang kita miliki serta tentang pengalaman kerja dan mungkin saja beberapa project yang pernah kita tangani dan berhasil kita tangani atau bisa juga misalnya ada project yang kurang berhasil kita bisa menjelaskan kenapa tidak berhasil misalnya.

Jadi akan lebih mudah lagi kalau kita punya Tagline sendiri untuk diri kita misalnya saya sendiri mempunya tagline “ Janganlah berfikir menjadi orang yang sukses tapi berusahalah menjadi orang yang bernilai” atau misalnya “Pakar Digital Marketing Terbaik di Indonesia” misalnya yang penting kita harus yakin dan melakukan usaha-usaha yang sesuai dengan tagline yang sudah kita buat.

Sekarang bagaimana cara kita menjelaskan kepada orang lain, cara yang paling mudah pertama tentu kita membuat CV kita yang lengkap dan kita bisa simpannya dalam format PDF atau JPEG atau GIF misalnya dan bisa kita simpan di Medsos kita misalnya Twitter atau Facebook misalnya dalam bentuk tulisan atau notes dalam FB misalnya. Kalau untuk yang lebih profesional tentu kita bisa menggunakan Aplikasi atau Platform LinkedIn yang sudah terkenal sebagai Platform Media Sosial untuk para Profesional dan segala macam Featured-nya. Kita bisa juga membuat blog atau website tentang diri kita yang bisa memberikan gambaran yang selengkapnya tentang diri kita serta pemikiran-pemikiran kita.

Jadi sekarang kita tidak mudah lagi melakukan pencitraan tetapi yang bisa kita lakukan adalah “Branding” diri kita yang tentu harus diikuti dengan kerja keras kita untuk terus belajar dan menjalin koneksi dengan banyak orang sehingga kita semakin banyak dikenal orang dan malah bisa jadi banyak direferensikan oleh orang lain karena memang kita punya kemampuan dan competencies yang dibutuhkan oleh banyak orang atau perusahaan.. Selamat Mencoba dan untuk melihat hasilnya lakukan search di Google secara rutin dan lihatlah apakah kita sudah dikenal atau sudah punya personal brand yang baik.atau malah sebaliknya .Salam Sukses Selalu.
Bekasi, 4 Desember 2016

@Rizal - Masrizal Umar

"Janganlah Berfikir Menjadi Orang Sukses Tapi Berusahalah Menjadi Orang yang Bernilai"





Kamis, 01 Desember 2016

Apa Sih Pentingnya Mempelajari Google Platforms dan Google Application



Banyak Teman yang bertanya ataupun peserta di kelas training Digital Mareketing yang saya berikan Bahkan kita sekarang wajib memahami dan bisa menggunakan Semua Google Platforms/Applications/Featured/Servives dari Google yang tersedia dan umumnya tersedia secara gratis. Karena Google memang meng-adopt concept freemium business yaitu pada umumnya services atau application yang disediakan dapat kita gunakan secara gratis dan google banyak mendapatkan revenues dari para pemasang iklan di Google Seacrh atau di Youtube maupun baik dengan google adsense maupun yang deal langsung dengan marketing services dari Google.

Kembali kepada pertanyaan diatas Apakah pentingnya kita memahami dan menguasai Google Platforms dengan baik?. Toh kita selama ini sudah familiar dengan Google Search Engine – Gmail – Youtube – Gmaps – Blogger dll, dan itu lebih dari cukup kok?. Statement ini mungkin benar mungkin saja salah tergantung kita melihat dari sisi mana. Sama dengan kita menggunakan Smartphone yang mahal dengan tampilan yang keren dan layar yang canggih serta koneksi data 4G LTE dan featured canggih lainya tapi kalau kita hanya menggunakan untuk menelpon – SMS-an atau main facebookan.. Apakah itu salah? Bisa  Ya bisa tidak, tergantung kita melihat dari sisi mana. Kalau dilihat dari sisi Bisnis atau Kalangan Profesional sangat sayang  kalau hanya menggunakan Smartphone Iphone 6 atau Samsung S6 atau Smartphone canggih dan mahal lainnya, karena toh kalau hanya untuk menelepon atau SMS cukup pakai featured Phone Samsung atau Nokia yang baterynya bisa tahan sampai 5 hari atau seminggu kalau hanya digunakan untuk Telpon dan SMS, sementara kita sudah punya Smartphone canggih dan relatif boros battery kadang harus pakai Powerbank untuk back up tapi hanya digunakan untuk Telpon dan SMS serta Facebook-an.

Kira-kita demikianlah halnya dengan Penggunaan dan penguasaan kita terhadap Applikasi atau Platforms dari Google atau Aphabet Company. Kenapa Banyak sekali Featured atau Applikasi atau Platforms atau services yang bisa digunakan dalam kehidupan zaman 4G atau Broadband Era sekarang. Misalnya untuk E-Mail banyak featured yang bisa kita gunakan misalnya disamping kapasitas penyimpanan termasuk Drive Services (Cloud) 15 GB (Free) dan kita bisa gunakan untuk back up data contact atau WA atau Apps Mobile lainnya sehingga secara kalau kita buka suatu Applikasi Mobile semisal Photograph Collage kita sampai heran kok bisa ya foto jadul kita bisa ketemu sama Apps tersebut, Anda tahu itulah kerja dari Google Platforms.

Sekarang Banyak Apps yang ada di IOS maupun Android menggunakan support dari Google untuk services-nya sehingga seperti yang saya sebutkan diatas bahwa kalau boleh dikata sekarang yang menguasai dunia Bukan China sebagai Negara atau USA tetapi adalah Google atau Aplhabet dan Apple Corp, kenapa Coba dibayakan User Gmail dan Android yang sudah lebih dari 1.5 Milyar dan Pengguna IOS (Iphone dan Ipad) lebih dari 1 Milyar, bisa dibayankan banyak data yang dikuasai oleh Google Group dan Apple Corp.


Perlu kita ingat setiap kita beli smartphone maka secara tidak sadar kita telah menyerahkan data kita kepada Google atau Apple, nah itulah sebagai gambaran sederhananya.
Kembali ke Google Platform selain Gmail tentu yang familiar adalah Google Search Engine dimana sekarang hampi 90% Netizen menggunakannya kecuali di Tiongkok yang menggunakan Baidu. Google Search juga banyak featured yang bisa kita gunakan mulai pencarian umum – image – video – buku – dll serta kita kita bisa setting lokasi dan waktu atau periode pencariannya dengan harapan kita bisa mendapatkan apa yang mau kita cari dengan hasil yang cepat dan akurat.
Demikian juga halnya dengan YouTube tidak hanya untuk tonton video musik tapi sekarang sudah banyak digunakan untuk live streaming jadi sudah seperti salurang TV Online, disamping itu ada banyak video yang berisi tentang pengetahuan dan perkembangan teknologi terkini dan sekarang sudah banyak juga Universitas dan Broadcast Company menggunakan featured live streaming YouTube.

Selanjutnya ada lagi yang kita sebut dengan Google Doc disini ada untuk Document – Spreadsheet – Drawing – Presentation, artinya apa kita menggunakan ini sebagai pengganti Microsoft Office dan file dari MS Office compatible dengan Google Docs
Selanjutnya ada lagi Google Maps yang sekarang sudah seperti GPS dan bisa digunakan atau diinstalled di Smartphone sehingga sudah bisa mengganti fungsi GPS, dan kita bisa juga Tagging Alamat kita dan Lokasi yang kita inginkan serta tagging atau upload foto2 di lokasi tersebut baik langsung di Google Maps maupun melalui Apps Paranomio.
Demikian juga dengan Blogger – Google Site dan Goole Office serta banyak faetured lainnya yang sangat berguna dalam kehidupan kita sehari-hari di zaman modern dan Hi Tech serta Connected seperti sekarang.

Mungkin itu dulu sebagai gambaran awal masih banyak lagi Google Platform yang lain baik Web Version maupun Mobile Version seperti yang terbaru Google Allo dan Google Dua serta Google Classroom dll.

Semoga bermanfaat dan Terima kasih
Bekasi 2 Desember 2016

@Rizal2407
Masrizal Umar

Toko Online / Online Store VS Online Shop Sendiri ??





Pertanyaan diatas sering muncul atau jadi pertanyaan kepada saya atau bertanya di forum-forum diskusi baik WAG maupun FB atau media komunitas lainnya.
Saya mungkin menjelaskan analogi sederhana Toko Online yang sudah punya Nama atau Populer sudah seperti tempat penjualan terkenal seperti Pasar Regional Tanah Abang – Pondok Indah Mall – Senayan City – Plaza Indonesia – Blok M – Pasar Jatinegara – Pasar Senen – Tamrin City dll, jadi ibaratnya kalau Toko atau tempat penjualan langsung  seperti diatas sementara Toko Online Populer Seperti Bukalapak – Lazada-  Tokopedia – Blibli – Bhinneka – Zalora – Kaskus – Elevenia – dll,
Disamping  tempat berjualan diatas kita juga mengenal yang namanya Pasar Tradisional – Ruko – Warung – Garasi Rumah – FoodcourtConvenience Store – Minimarket dll, yaitu tempat berjualan yang  relatif dekat dengan pemukiman dan biasanya pembelinya adalah konsumen disekitar rumah atau tempat tinggal kita.

Setelah kita memahami analogi diatas  atau marketplace untuk tempat penjualan kita sehingga terjadinya penjualan atau closed sales  sehingga kita bisa mendapat kan revenue dimana dalamnya terdapat modal kita dan sisanya adalah keuntungan buat kita, semakin banyak jumlah penjualan tentu semakin cepat modal berputar dan semakin besar jugalah keuntungan yang kita peroleh.
Kembali kepada pertanyaan diatas apakah  untuk berjualan secara Online kita “harus’ buka toko online sendiri atau kita cukup bukan Account di Online Store yang sudah terkenal diatas dan biasanya Gratis kecuali jika kita mau jadi Premium Account dengan Fetured Tertentu misalnya ada support untuk promosi atau prioritas display dan lain sebagainya.


Sehingga sekarang kita berfikir kita mau sewa toko di Tanah Abang atau Pondok Indah Mall atau Mau Buat Ruko atau Buka Warung sendiri di rumah, itu tergantung pada kita.
Kalau saya selalu merekomendasikan terutama untuk pemula lebih baik untuk proses belajar kita bisa bukan Account di Online Store Ternama seperti Bukalapak atau Tokopedia atau Lazada kemudian dibantu dengan FB  atau Fan Pages serta dukungan Instagram dan Line / WA mungkin akan lebih baik daripada kita repot membuka Online Shop sendiri yang harus membayar designya supaya menarik – serta hosting fee tahunan dan harus promosi agar banyak dikenal orang  atau calon pelanggan.

Kalau misalnya setelah membuka Account atau berjualan di Online Store kita sudah banyak pelanggan dan brand atau produk kita sudah sangat terkenal dan revenue serta modal kita sudah kuat atau besar mau buka Online Store sendiri silakan sesuai dengan Business Plan yang kita buat, biasanya pada tahapan ini kita sudah punya badan hukum dan sudah comply dari sisi perpajakan dan sudah SOP perusahaan dengan baik atau bisa dikatakan perusahaan dengan Omzet sudah diatas 1 Milyar per bulan misalnya atau Rp 500 Juta/Bulan misalnya dan yang penting sudah comply secara Accounting dan Basic Management Operation atau kalau kita Owner bisnis sudah bisa jalan tanpa kehadiran kita atau sudah sebagian sudah kita serahkan ke Karyawan kita.
Jadi Kesimpulannya adalah saya pribadi sangat menyarankan kita untuk Buka Account atau berjualan dulu di Online Store yang sudah punya nama kenapa ? Karena mereka sudah punya traffic yang ramai sehingga kemungkinan terjadi transaksi lebih besar dan revenue lebih mudah diraih dan kalau kita mau promo melalui Medsos kita juga bisa untuk memberi tahu teman-teman kita datang ke Lapak /Toko kita di Online Store  tersebut, nah kalau sudah berkembang pesat  silakan mau buka Online Shop sendiri selama memang sudah punya pelanggan setia dan sudah repeat sales.
Salam dan selamat berjualan semoga senantiasa sukses dan bisa memberi manfaat bagi orang lain.
@Rizal2407
Masrizal Umar



Kultum Arcandra Tahar di Masjid Sunda Kelapa

PT Mitra Tour and Travel - Ayo Ke Solok Selatan Sumatera Barat

Digital Marketing Vs Medsos Marketing ?


Saya ingin sedikit sharing bahwa tadi malam ada yang WA saya apakah Training Digital Marketing PT Sintola Solusindo "Hanya" Google dan Medsos,,Disini kami ingin sampaikan bahwa curriculum terbaik untuk Digital Marketing adalah yang mengacu Pada https://www.dmaglobal.com/ The Digital Marketing Association

Jadi kalau ada yang mengatakan Digital Marketing hanya Medsos dan Google itu adalah sesuatu yang misleading, kami sudah melakukan research kepada beberapa Top 50 The Big Company yang sudah mencoba menjalan Digital Marketing, kami masih melihat banyak Gap antara Marketing Communication Team dengan Digital Marketing Team (ini kadang dua department yang terpisah dan kadang ada dalam satu team) sekarang banyak Digital Marketing dilakukan oleh ICT Team sementara Marcom umumnya dibawah Marketing Director..
Jadi ini yang perlu kami jelaskan karena keberhasilan Digital Marketing di Indonesia BUKAN Digital Marketing Plaftorm ONLY tetapi hampir 80% ditentukan oleh Marketing Content dan Engagement Program.
Demikian sekilas yang perlu kami sampaikan jangan hanya terjebat pada Medsos Marketing dan Digital Marketing Apps/Platform tetapi yang jauh lebih penting adalah Content Management dan Engagement Program yang biasanya termasuk dalam CRM Strategy.

GATRA TV - STUDIO 1 GATRA TV

GATRA TV - DEMO GOJEK 03 Sept 2016 di Jakarta

Selasa, 29 November 2016

Premium Digital Marketing and Knowledge Management Training - 6 February 2017 - Horison Hotel Bekasi

https://www.eventbrite.com/e/premium-digital-marketing-and-knowledege-management-training-tickets-29771879493

Basic Google Platforms Overview – Digital Marketing Overview – Optimizing Media Platforms for Digital Marketing – Digital Marketing Best Practices – Knowledge Management – How Develop The Apropriate Marketing Contents – How to Develop Professional Youtube Channel – Utilizing YouTube Features for Digital Marketing and Knowledge Mangement – SEO Basic and Best Practices
Bonus Content : Tips and Trick How to Be #1 in Google Search and YouTube Search – Social Media Tools Search in Short Period
100 % CASHBACK WARRANTY

Senin, 28 November 2016

Premium Digital Marketing and Knowledge Management Training - 30 January 2017 Holiday Inn Pasteur Bandung

https://www.eventbrite.com/e/premium-digital-marketing-and-knowledge-management-training-tickets-29737986117?utm-medium=discovery&utm-campaign=social&utm-content=attendeeshare&aff=esli&utm-source=li&utm-term=listing

Basic Google Platforms Overview – Digital Marketing Overview – Optimizing Media Platforms for Digital Marketing – Digital Marketing Best Practices – Knowledge Management – How Develop The Apropriate Marketing Contents – How to Develop Professional Youtube Channel – Utilizing YouTube Features for Digital Marketing and Knowledge Mangement – SEO Basic and Best Practices
Bonus Content : Tips and Trick How to Be #1 in Google Search and YouTube Search – Social Media Tools Search in Short Period
100 % CASHBACK WARRANTY 

Kamis, 13 Oktober 2016

Smart City Nusantara, Inovasi Kota Pintar untuk Indonesia — #untukIndonesia

Edukasi Tentang Telkomsel 4G LTE

Company Profile Telkom Indonesia

Smart City Nusantara, Inovasi Kota Pintar untuk Indonesia — #untukIndonesia

Studium Generale Suryo Suwignjo - CEO Philips Indonesia