Minggu, 04 Desember 2016

Digital Marketing Series - Aksi Bela Islam 411 dan 212 vs Pergerakan Kebangsaan Indonesia (PKI) 412


Dalam kurun waktu lebih dalam satu bulan ini, Dunia Medsos dan Media Mainstream sangat ramai sekali dengan harstag Bela Islam , Aksi Damai Bela Islam, Penista Alquran dan Ulama, Tangkap Ahok dll,  mulai yang sifatnya netral, ucapan kebencian, fitnah dan serta ajakan untuk Membela Islam secara damai. Bahkan kalau dengar cerita teman-teman di WAG maupun FB maupun Twitter maupun Path tidak sedikit yang sampai harus left WAG, unfriend, unfollow dan kejadian lainnya yang kadang persahabatan dan pertemanan selama ini menjadi bubar hanyak gara-gara Ahok demikianlah umpatan sebagian teman di WAG maupun cuitan di Twitter atau status di FB beberapa orang teman.
Terus yang belakangan paling ramai tentu Gerakan Bela Islam Super Damai 212 dan serta Parade Kita Indonesia (PKI) 412. Bahkan ditengah-tengah hiruk pikuk itu muncul pula berita Tertangkapnya beberapa tokoh yang dicurigai atau patut diduga akan melakukan aksi makar terhadap pemerintahan yang sah, sampai-sampai berita jatuhnya Pesawat Polri di Kepulauan Riau tidaklah menjadi Heboh dibandingkan hebohnya atau viral-nya ABI 212 dan PKI 412.
Untuk lebih mudahnya kita mungkin bahas dulu Dampak dari Viralnya ABI 212 dan ABI 411, di dunia maya serta media mainstream, dimana yang paling menarik selama kita lihat ada beberapa hal:
1.       Umat Islam Indonesia yang selama ini terkenal dengan Silent Majority atau bahkan selalu kena stigma sebagai sumber dari Teroris di Indonesia bahkan dunia kembali membalikkan keadaan bahwa umat Islam adalah Umat Yang Rahmatan lil Alamin atau Rahmat Bagi seluruh alam itu bisa dilihat dalam Aksi Bela Islam Super Damai 212 yang konon kalau menurut Google Maps dan perhitunga matematika sederhana di perkirakan diikuti oleh lebih dari 2 juta peserta bahkan ada yang mengatakan sampai 3.2 Juta Orang bahkan lebih banyak dari Jumlah Jemaah Haji yang Wukuf di Arafah. Mereka semua datang dengan membawa pesan damai dan bedoa bersama dan semua berlangsung dengan tertib bahkan dalam orasi dan doa para ulama membangkitkan kecintaan terhadap Alquran dan Himbauan Umat Islam untuk bersatu demi kebaikan bangsa dan ummat islam sendiri. Bahkan ada  yang mengatakan media barat atau media yang selama ini selalu menjelekkan Islam dan Umat Islam kehilangan “angle” untuk mengatatakan islam itu agama yang bar-bar atau sumber kekacaauan di dunia. Bahkan ada umat non muslim sampai kagum luar biasa melihat tertib dan damainya Aksi Bela Islam Super Damai 212.
2.       Hal Kedua selama ini yang di-stigmakan atau didengungkan oleh pihak yang bersebrangan mengatakan Bahwa Kapolri dan Polri sebagai Institusi adalah yang melindungi Ahok atau BTP selama ini menunjukkan sikap profesionalnya bahkan yang luar biasa Bapak Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI beserta team dari pemerintahan lainnya berhasil mencapai kesepakatan ABI Super Damai 212 hanya dilakukan di Monas dan bahkan itu disebut bukan Demo tetapi adalah Aksi Bela Islam Super Damai atau bahkan Bapak Presiden Ir Joko Widodo menyebutnya sebagai Kegiatan Doa Bersama. Ternyata sampai dengan pelaksanaannya memang demikian adanya, walaupun dilapangan masih ada terdengar berita ada beberapa daerah aparat Polri atau TNI atau Pemda menghalang-halangi kedatangan umat muslim dari daerahnya ke Monas atau DKI Jakarta. Terlepas dari Itu semua Polri dan TNI bahkan disebut sebagai Pihak yang bisa mengendalikan dan mensupport kediatan ABI Super Damai 212 berjalan dengan tertib dan lancar sampai selesai.
3.       Stigma Selama Bapak Presiden Ir Joko Widodo selalu membela dan melindungi BTP juga terbantahkan dengan kehadiran Bapak Presiden ditengah-tengah Umat Islam yang sedang berkumpul dan sholat jumat bersama di Monas dan Presiden dan Wakil Presiden Bapak Jusuf Kalla serta Kapolri – Panglima TNI dan beberapa Menteri ikut dalam sholat berjamaah dan ikut berdoa bersama, bahkan Bapak Presiden sempat berorasi dan bertakbir ditengah umat islam dan luar biasa semua netizen memberikan appresiasi yang luar biasa di media sosial bahkan di media Televisi dan media mainstream lainnya. Artinya Hubungan Negara dan Umat Islam sudah makin mencair dan bahkan sudah satu arah dan sepakat bahwa Hukum Harus ditegakkan dan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika adalah harga mati.
4.       Akibat adanya issue larangan Armada Bis untuk membawa Umat muslim dari Ciamis ke Jakarta, dan mereka melakukan aksi jalan bersama atau longmarch dari Ciamis ke Jakarta dan ini juga menjadi viral dan mendapat dukungan perhatian dari Umat Islam di Indonesia bahkan dunia, bahwa kekuatan iman dan cinta islam bisa mengalahkan rasa letih dan lelah. Bahkan muncul juga cerita – cerita keajaiban dalam Longmarch dari Ciamis ke Jakarta, dan informasi yang kami dapat kalau tidak salah dari Bandung perjalanan mereka dilanjutkan dengan Bis sampai di mesjin Att Tin di Jakarta Timur.
5.       Dampak dari kegiatan dan suksesnya ABI Superdamai 212 membangkitkan ghirah umat islam untuk menjalankan ajaran islam secara khaffah bahkan ada informasi dari teman bahwa shaff sholat subuh yang biasanya 1 shaff/baris sekarang sudah menjadi 4 baris luar biasa.
6.       Sekarang meningkat juga kesadarang umat islam untuk menerapkan prinsip syariah dalam kehidupan sehari dan demikian juga dalam berbisnis yang berprinsip syariah dan anti-riba.
7.       Pupusnya Stigma bahwa peserta atau umat islam yang datang yang ada yang men-sponsori, karena tidak mungkin ada perusahaan yang sanggup mendatangkan umat sampai lebih dari 2 Juta kalau rata2 biayanya Rp 200.000 saja sudah tentu perlu dana lebih dari 500 Milyar untuk ABI 212 saja belum ABI 411. Jadi memang mereka datang atas biaya sendiri dan kalau ada yang memberi sedekah atau sumbangan itu hanya wujud solidaritas sesama muslim.

Dari Tujuh hal diatas mungkin banyak lagi manfaat atau hal positif lainnya yang bisa diperoleh, tetapi pertanyaannya kok bisa???. Itulah dasyatnya dunia digital atau dunia medsos misalnya yang telah menjadikan ABI 411 dan ABI Super Damai 212 viral yang luar biasa bahkan sampai ke dunia islam di dunia misalnya Turki – Pakistan – Malaysia bahka Aussie dan USA serta Europe. Itulah yang disebut dengan Digital media yang disseminasinya sangat cepat dan lansung ke personal masing-masing dan lansung menyentuh target audience atau netizen yang terlibat di medsos atau yang mengikuti berita-berita di media online maupun media mainstream. Jadi ini ada hal yang positif bagi umat islam, apapun hasil Pilkada atau hasil penegakan hukum terhadap Ahok atau BTP umat islam sudah mendapat hikmah yang positif.
Sementara kalau kita lihat Parade Kebangsaan Indonesia (PKI) merupakan kebalikan dari ABI 411 dan ABI Super Damai 212, dimana kegiatan Parade Kebangsaan Indonesia (PKI) juga Viral di jagat maya atau dunia netizen tetapi umumnya adalah yang negatif mulai dari issue massa berbayar – melanggar aturan HBKB – Hari Bebas Kendaraan Bermotor / Car Free Day yang tidak boleh diisi dengan kegiatan politik walaupun di bungkus dengan jargon Kebangsaan tetapi kenyataannya bendera parpol  bertebaran dimana-mana dan hal ini diperparah lagi dengan issu pengerahan massa PNS dan beberapa perusahaan swasta seperti dari Lippo Group misalnya, dan yang parahnya lagi kegiatan ini meninggalkan bekas sampah yang beserakan dimana-mana dan rusaknya taman-taman di sepanjang jalan Sudirman dan MH Thamrin, dan ini sangat paradox dengan ABI 411 dan ABI Super Damai 212.


Ada lagi kreatifitas netizen menghubungkan kejadian PKI 412 dengan Hari Toilet Sedunia dan Hari Hewan Liar Sedunia lengkap sudahlah kesan negatif terhadao PKI 412 bahkan diperparah lagi berita bertengkarnya atau terjadinya pemukulan terhadap Tokoh Partai Pendukung BTP bahwa sampai kasusnya ke Polisi. Artinya apa itu semua memang Allah Tidak Tidur dan menunjukkan Kebesaran-Nya. Jadi dari sisi Digital Marketing ABI 212 dan ABI Super Damai memberikan banyak hal positif bagi umat islam dan pemerintahan Jokowi – JK sementara Parade Kebangsaan Indonesia (PKI) 412 menjadi set back atau eksrimnya adalah kegiatan “kamigaze’ bagi BTP.

 Bekasi, 5 Desember 2016

@Rizal - Masrizal Umar
"Janganlah Berfikir Menjadi Orang Sukses Tapi Berusahalah Menjadi Orang yang Bernilai"

Reference:

Viral Marketing :
Viral marketing, viral advertising, or marketing buzz are buzzwords referring to marketing techniques that use pre-existing social networking services and other technologies to try to produce increases in brand awareness or to achieve other marketing objectives (such as product sales) through self-replicating viral processes, analogous to the spread of viruses or computer viruses (cf. Internet memes and memetics). It can be delivered by word of mouth or enhanced by the network effects of the Internet and mobile networks.[1] Viral advertising is personal and, while coming from an identified sponsor, it does not mean businesses pay for its distribution.[2] Most of the well-known viral ads circulating online are ads paid by a sponsor company, launched either on their own platform (company webpage or social media profile) or on social media websites such as YouTube.[3] Consumers receive the page link from a social media network or copy the entire ad from a website and pass it along through e-mail or posting it on a blog, webpage or social media profile. Viral marketing may take the form of video clips, interactive Flash games, advergames, ebooks, brandable software, images, text messages, emailmessages, or web pages. The most commonly utilized transmission vehicles for viral messages include: pass-along based, incentive based, trendy based, and undercover based. However, the creative nature of viral marketing enables an "endless amount of potential forms and vehicles the messages can utilize for transmission", including mobile devices.[4]
The ultimate goal of marketers interested in creating successful viral marketing programs is to create viral messages that appeal to individuals with high social networking potential (SNP) and that have a high probability of being presented and spread by these individuals and their competitors in their communications with others in a short period of time.[5]
The term "Viral marketing" has also been used pejoratively to refer to stealth marketing campaigns—marketing strategies that advertise a product to people without them knowing they are being marketed to.[6]


Digital Learning - Knowledge Management (KM) di Era Digital


Kalau kita membicarakan atau mendiskusikan Tentang Knowledge Management (Mengelola Ilmu Pengetahuan) adalah term atau istilah yang relatif baru dan mulai Popular di era awal milennial ini yang secara term mulai diperkenalkan awal 1990-an dan salah satu multinational yang terkenal dengan penerapan Knowledege Management dan menjadi benchmarking adalah IBM yang banyak membagi Experience atau pengalaman para karyawan atau profesional dalam perusahaan IBM dalam mengelola atau menjalan suatu project sehingga berjalan sesuai rencana bahkan melebihi dari ekpektasi dari para pelangganya. Knowledege yang dibagi mulai dari perencananaan suatu produk atau project – penawaran kepada customer/pelanggan – pelaksaaan project – change management kepada user/pelanggan dan live project/implemantation project dalam memberikan solusi terbaik kepada pelanggannya. Semua Pengalaman ini didokumentasikan dengan baik serta sebuah Aplikasi atau Platform sehingga bisa di akses seluruh karyawan IBM diseluruh dunia. Kemudian tidak cukup di situ Management IBM juga membuka ruang atau memfasilitasi para expertise mereka untuk berbagi dengan sesama sehingga mempercepat sharing pengetahuan dan pengalaman sehingga menjadi IBM salah perusahaan/organisasi pembelajar (Learning Organization).
Banyak manfaat yang bisa diperoleh dalam implementasi Knowledege Management jika diterapkan dan dikelola dengan baik. Misalnya untuk kasus IBM misalnya jika perusahaan mereka mendapat project atau memberikan pelayanan sejenis kepada para pelanggan yang berbeda atau Group pelanggan sama tapi beda lokasi atau beda negara bisa dilakukan Pelaksanaan project lebih cepat dan bisa jadi lebih baik dari project semula karena semua step sudah didokumentasikan dengan baik dan semua kemungkinan kendala dan hambatan sudah diantisipasi dengan baik sehingga project bisa selesai lebih cepat dan bisa jadi dengan kualitas dan harga project yang lebih murah atau lebih effisien baik dari segi waktu maupun biaya secara keseluruhan.
Sekarang kalau kita bicara Knowledege Management (KM) banyak sekali sudut pandang orang atau kita tentang apa itu Knowledge Management sebanarnya, Kalau kita lihat dari term atau definisi yang cukup jelas bisa kita lihat di Wikipedia.com kareda disana dijelaskan juga perjalaan dari istilah tentang KM serta research atau penelitian terakhir yang terkait dengan KM. Kalau kita lihat Definisi KM menurut Wikipedia adalah: “ Knowledge management (KM) is the process of creating, sharing, using and managing the knowledge and information of an organization. It refers to a multi-disciplinary approach to achieving organizational objectives by making the best use of knowledge.
An established discipline since 1991, KM includes courses taught in the fields of business administration, information systems, management, library, and information sciences. Other fields may contribute to KM research, including information and media, computer science, public health, and public policy. Several universities offer dedicated Master of Science degrees in knowledge management.
Many large companies, public institutions, and non-profit organisations have resources dedicated to internal KM efforts, often as a part of their business strategy, information technology, or human resource management departments.]Several consulting companies provide advice regarding KM to these organisations.
Knowledge management efforts typically focus on organizational objectives such as improved performance, competitive advantage, innovation, the sharing of lessons learned, integration, and continuous improvement of the organisation These efforts overlap with organisational learning and may be distinguished from that by a greater focus on the management of knowledge as a strategic asset and a focus on encouraging the sharing of knowledge KM is an enabler of organisational learning.”
Source : https://en.wikipedia.org/wiki/Knowledge_management
Jadi kalau dilihat dari definisi secara gamblang dapatkah kita sebut bahwa Knowledge Mangement adalah Secara umum KM fokus untuk mencapai tujuan organisasi seperti peningkatan kinerja, keunggulan kompetitif, inovasi, berbagi ilmu/pelajaran, integrasi, dan perbaikan terus-menerus dari organisasi dan KM juga fokus yang lebih besar pada manajemen pengetahuan sebagai strategis aset dan fokus pada mendorong berbagi pengetahuan KM merupakan enabler organisasi belajar
Kalau kita melihat secara global cukup banyak Perusahaan atau oganisasi yang sudah berhasil menerapkan konsep KM dengan baik dan yang paling terkenal adalah IBM dan Google ini bisa dilihat pada link berikut http://www.kmworld.com/Articles/Editorial/Features/KMWorld-100-Companies-That-Matter-in-Knowledge-Management-87872.aspx
Kalau IBM diatas sudah kita bicarakan sebelumnya sementara kalau Google mereka juga Applikasi untuk KM dan mereka juga sering pengundang expertise yang terbaik dibidangnya dan mereka melakukan sharing session secara rutin di Google dan ini bisa kita lihat di YouTube melalui GoogleTalk diantaranya.

Sekarang kalau kita lihat pada saat sekarang ini dalam dunia bisnis Perubahan adalah suatu kepastian. Hal yang sama terjadi pada pemerintahan dan sisi kehidupan kita masing-masing. Akan tetapi, perubahan perlu dikelola dengan benar. Kesalahan perlu didokumentasikan agar tidak terulang dan kesuksesan perlu disebarkan agar dapat ditiru. Tanpa pengelolaan yang benar, resiko bagi organisasi adalah terjadinya "knowledge drain". Knowledge Management (KM) adalah salah satu solusi dari pengelolaan perubahan. Dengan belajar dari kesalahan dan kesuksesan, proses perubahan organisasi dapat berjalan lebih efektif dan kinerja dapat tercapai (www.knocoindonesia.com)
Sekarang di Indonesia Perusahaan seperti PT IBM Indonesia, PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), PT Unilever Indonesia, PT United Tractor dan PT Telkom serta Telkomsel adalah sebagian contoh organisasi yang sudah berhasil mengelola knowledge management (KM), atau pengetahuan sumber daya manusia di dalamnya menjadi sebuah sistem yang bisa dijadikan pembelajaran bagi organisasi lainnya.
Kembali Kepada Konsep KM diatas sekarang apa yang harus kita lakukan untuk kita selaku pribadi baik sebagai seorang profesional – akademisi – pengusaha – birokrat – mahasiswa dan profesi lainnya tentu yang paling pertama kita lakukan sebanyak mungkin berbagilah ilmu sebanyak mungkin kepada orang laing dan yakinlah semakin banyak ilmu kita bagi percayalah ilmu kita tidak akan berkurang malah sebaliknya ilmu kita akan bertambah dan kita akan semangat terus untuk terus belajar untuk mencari ilmu baik melalui Knowledge Management ataupun kita belajar sendiri untuk mencari ilmu yang baru.

Kalaulah semua karyawan atau bagian organisasi melakukan hal diatas maka yakinlah Organisasi kita menjadi Organisasi pembelajar yang terus memiliki keunggulan dan siap memenangkan setiap kompetisi bisnis yang semakin ketat dan dinamis.
Di Era Digital sekarang banyak sumber yang bisa gunakan bahkan dengan bantuan Google secara cepat kita mendapatkan referensi ilmu dan pengetahuan yang kita inginkan dan kalau mau belajar secara Audio Visual kita bisa gunakan YouTube untuk mencari banyak referensi dan supaya terkelompok dengan baik  kita bisa buatkan atau simpan playslist sehingga suatu saat kita perlu kita mudah untuk mencarinya. Demikian juga dengan media sosial lainnya seperti Twitter kita bisa follow seseorang atau organisasi yang sharing membagikan ilmunya misalnya penulis terkenal atau kampus atau lembaga yang bisa kita sebut sebagai center of knowledge atau excellences.
Kalau di FB kita bisa like beberapa fan Pages dari Univesitas atau lembaga research atau komunitas seperti World Economy Forum (WEF) atau Khan Adacemy misalnya atau Harvard atau Stanford University, jadi kita tidak hanya sekedar eksis di medsos tetapi Insha Allah kita juga dapat ilmu dan terus belajar. Selain  itu kita belajar melalui Digital Learning atau Online Learning seperti Lynda.Com (LinkedIn Learning) atau Khan Academy atau MIT CourseWare dan banyak yang lainnya.
Jadi kalau kita sudah dapat ilmu dan kita sudah cukup yakin dengan pemahaman kita silakan terus berbagi dengan yang lain sehingga ilmu itu terus menyebar dan berkembang dan kita juga akan semakin semangat untuk terus memjadi seorang pembelajar karena semakin kita belajar semakin sadar kita masih bodoh dan banyak yang belum kita ketahui dan jadilah orang yang terus menyebar ilmu bak ibarat lilin yang terus menerangi sekelilingnya. Semoga dan selamat terus belajar..
Bekasi, 4 Desember 2016

@Rizal - Masrizal Umar
"Janganlah Berfikir Menjadi Orang Sukses Ta

Sabtu, 03 Desember 2016

Digital Marketing - Personal Branding dan Pencitraan Di Era Digital


Di Era Millenial atau Era Digital sekarang, Internet tidak bisa dilepaskan dalam sendi kehidupan masyarakat kita sehingga segala kebutuhan dan life style kita juga banyak dipengaruhi oleh Internet kalau dulu lifestyle kita banyak dipengaruhi oleh Televisi – Radio atau Media Cetak, sekarang mulai berubah Gaya Hidup atau Life style kita banyak dipengaruhi oleh Internet yang sudah bisa kita akses dalam genggaman kita baik melalui Smartphone – Ipad serta Laptop.

Kita banyak dipengaruhi oleh media sosial yang kita ikuti misalnya Facebook – Instagram – Twitter – LinkedIn - YouTube dan media sosial lainnya sekarang hampir setiap bulan keluar Platform yang baru dan penuh kreatifitas. Nah apa pengaruhnya terhadap Personal Branding dan Pencitraan?. Tentu saja hal ini sangat besar sekali pengaruh dan perubahannya. Kalau dulu misalnya kita ingin melamar kejaan masih membuat surat lamaran secara manual bahkan harus pakai materai segala dan dikirim langsung ke perusahaan yang kita tuju, sekarang tidak perlu seperti itu lagi sekarang orang kalau mau cari pekerjaan cukup ketik lowongan kerja yang ingin kita cari dan keluarlah macam-macam pilihan sektor industri dan perusahaan yang ingin kita lamar dan kita cukup mengirimkan CV atau Resume Diri kita atau mengisi Form Applikasi Kerja yang sudah disediakan oleh Website Perusahaan yang kita masuki/lamar mudah bukan?

Kembali ke Personal Branding sebetulnya Curriculum Vitae atau Full Resume Diri kita tidak lain tidak bukan adalah Personal Deskripsi siapa diri kita atau yang lebih kita kenal dengan Pesonal Branding sehingga diharapkan orang lain apakah itu HR Manager/Director ataupun calon atasan kita (user) yang ingin meng-hire kita sebagai team di perusahaan mereka. Ini artinya apa kita akan berusaha menyampaikan atau menjelaskan diri kita sejelas dan sedetail mungkin sehingga Para Recruiter tertarik untuk memanggil kita atau meng-hire kita.
Sekarang apa itu pencitraan? Pencitraan lebih banyak dikesankan membungkus atau memoles diri kita seolah seorang yang hebat atau “qualified” sehingga layak dan pantas untuk di – hire oleh perusahaan yang hebat pula. Tentu hal ini tidak mudah kita lakukan di-era digital sekarang karena orang sangat mudah melihat diri kita dari bermacam sudut baik dari Internet terutama tentu dari Media Social misalnya Facebook dan LinkedIn misalnya atau jika kita seorang Blogger bisa dilihat dari tulisan-tulisan atau postingan kita, sehinga di era sekarang ini “sulit’ kita melakukan Pencitraan atau pemolesan tentang diri kita karena kita akan sangat mudah di”telanjangi” orang dengan internet.
Dulu sewaktu saya masih bekerja di salah satu perusahaan FMCG terkemuka di Dunia dan Indonesia saya juga sering meng-interview seseorang kandidat yang mau kami hire untuk team kami dan disamping summary CV dari HR team saya juga sering melakukan searching untuk kandidat tersebut melalui Google dengan mengetik nama lengkapnya dan keluarlah semua tentang kandidat tersebut di Google Search Result dalam hitungan detik.

Sehingga kadang-kadang para kandidat “kaget” kalau pertanyaan saya menyerempet dengan status dia di dunia maya yang tidak ada tercantum dalam CV yang resmi dia buat. Tetapi pengalaman kami sering kami “gagal” meng=hire seseorang karena memang Branding dirinya tidak sesuai dengan kenyataan dialam nyata atau performance dirinya sebenarnya.

Sekarang kalau sudah begitu apa yang harus kita lakukan? Baik sebagai seorang calon karyawan atau seorang profesional inging lebih dilirik oleh atasan atau “head hunter” apakah bisa kita melakukan Pencitraan atau kita harus melakukan Branding tentang diri kita sebaik mungkin sehingga kita cepat mendapat pekerjaan bagi yang masih Jobless atau karier kita cepat meningkat atau bagi seorang pengusaha bisnisnya semakin berkembang klien atau relasinya makin bertambah.

Pencitraan kalau bahasa awamnya lebih mudah disebut memoles atau kadang malah banyak menutup-nutupi kekurangan dan seolah-olah kita seorang yang profesional seorang yang hebat dan banyak hal hebat lainnya, sementara Branding seperti halnya dengan barang dan jasa atau produk, Branding adalah bagaimana kita menyampaikan pesan atau penjelasan diri kita kepada orang lain dengan segala potensi dan kelebihan kita sehingga orang tersebut mempunyai gambaran jelas tentang diri kita serta kemampuan-kemampuan (competencies) yang kita miliki yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkannya baik menggunakan kita sebagai karyawannya atau sebagai partner bisnisnya.

Sekarang langkah-langkap apa saja yang bisa kita lakukan?. Sama halnya dengan Product atau Jasa kita bisa mulai dari mendeskripkan tentang diri kita dengan lengkap dengan semua kelebihan dan kompetensi yang kita miliki dan kita juga harus bisa juga menetapkan kita ingin dilihat atau dipandang sebagai siap sama orang lain, Misalnya kita ingin dikenal sebagai seseorang yang mengusaia project management dengan baik misalnya dan sudah berhasil menangani beberapa project dengan hasil terbaik misalnya serta kita punya kemampuan untuk memimpin serta penguasaan ilmu-ilmu management dan leadership dengan baik, atau misalnya kita ingin dilihat orang ahli marketing atau seorang pemasar yang hebat dengan kompetensi yang baik dalam bidang marketing dan branding serta juga memahami concept supply chain dengan baik serta menguasai juga concept CRM (Costumer Relation Management) misalnya untuk menyakinkan orang lain tentang kita menampilkan semua pendidikan dan pelatihan yang kita ikuti serta sertifikasi-sertifikasi yang kita miliki serta tentang pengalaman kerja dan mungkin saja beberapa project yang pernah kita tangani dan berhasil kita tangani atau bisa juga misalnya ada project yang kurang berhasil kita bisa menjelaskan kenapa tidak berhasil misalnya.

Jadi akan lebih mudah lagi kalau kita punya Tagline sendiri untuk diri kita misalnya saya sendiri mempunya tagline “ Janganlah berfikir menjadi orang yang sukses tapi berusahalah menjadi orang yang bernilai” atau misalnya “Pakar Digital Marketing Terbaik di Indonesia” misalnya yang penting kita harus yakin dan melakukan usaha-usaha yang sesuai dengan tagline yang sudah kita buat.

Sekarang bagaimana cara kita menjelaskan kepada orang lain, cara yang paling mudah pertama tentu kita membuat CV kita yang lengkap dan kita bisa simpannya dalam format PDF atau JPEG atau GIF misalnya dan bisa kita simpan di Medsos kita misalnya Twitter atau Facebook misalnya dalam bentuk tulisan atau notes dalam FB misalnya. Kalau untuk yang lebih profesional tentu kita bisa menggunakan Aplikasi atau Platform LinkedIn yang sudah terkenal sebagai Platform Media Sosial untuk para Profesional dan segala macam Featured-nya. Kita bisa juga membuat blog atau website tentang diri kita yang bisa memberikan gambaran yang selengkapnya tentang diri kita serta pemikiran-pemikiran kita.

Jadi sekarang kita tidak mudah lagi melakukan pencitraan tetapi yang bisa kita lakukan adalah “Branding” diri kita yang tentu harus diikuti dengan kerja keras kita untuk terus belajar dan menjalin koneksi dengan banyak orang sehingga kita semakin banyak dikenal orang dan malah bisa jadi banyak direferensikan oleh orang lain karena memang kita punya kemampuan dan competencies yang dibutuhkan oleh banyak orang atau perusahaan.. Selamat Mencoba dan untuk melihat hasilnya lakukan search di Google secara rutin dan lihatlah apakah kita sudah dikenal atau sudah punya personal brand yang baik.atau malah sebaliknya .Salam Sukses Selalu.
Bekasi, 4 Desember 2016

@Rizal - Masrizal Umar

"Janganlah Berfikir Menjadi Orang Sukses Tapi Berusahalah Menjadi Orang yang Bernilai"





Kamis, 01 Desember 2016

Apa Sih Pentingnya Mempelajari Google Platforms dan Google Application



Banyak Teman yang bertanya ataupun peserta di kelas training Digital Mareketing yang saya berikan Bahkan kita sekarang wajib memahami dan bisa menggunakan Semua Google Platforms/Applications/Featured/Servives dari Google yang tersedia dan umumnya tersedia secara gratis. Karena Google memang meng-adopt concept freemium business yaitu pada umumnya services atau application yang disediakan dapat kita gunakan secara gratis dan google banyak mendapatkan revenues dari para pemasang iklan di Google Seacrh atau di Youtube maupun baik dengan google adsense maupun yang deal langsung dengan marketing services dari Google.

Kembali kepada pertanyaan diatas Apakah pentingnya kita memahami dan menguasai Google Platforms dengan baik?. Toh kita selama ini sudah familiar dengan Google Search Engine – Gmail – Youtube – Gmaps – Blogger dll, dan itu lebih dari cukup kok?. Statement ini mungkin benar mungkin saja salah tergantung kita melihat dari sisi mana. Sama dengan kita menggunakan Smartphone yang mahal dengan tampilan yang keren dan layar yang canggih serta koneksi data 4G LTE dan featured canggih lainya tapi kalau kita hanya menggunakan untuk menelpon – SMS-an atau main facebookan.. Apakah itu salah? Bisa  Ya bisa tidak, tergantung kita melihat dari sisi mana. Kalau dilihat dari sisi Bisnis atau Kalangan Profesional sangat sayang  kalau hanya menggunakan Smartphone Iphone 6 atau Samsung S6 atau Smartphone canggih dan mahal lainnya, karena toh kalau hanya untuk menelepon atau SMS cukup pakai featured Phone Samsung atau Nokia yang baterynya bisa tahan sampai 5 hari atau seminggu kalau hanya digunakan untuk Telpon dan SMS, sementara kita sudah punya Smartphone canggih dan relatif boros battery kadang harus pakai Powerbank untuk back up tapi hanya digunakan untuk Telpon dan SMS serta Facebook-an.

Kira-kita demikianlah halnya dengan Penggunaan dan penguasaan kita terhadap Applikasi atau Platforms dari Google atau Aphabet Company. Kenapa Banyak sekali Featured atau Applikasi atau Platforms atau services yang bisa digunakan dalam kehidupan zaman 4G atau Broadband Era sekarang. Misalnya untuk E-Mail banyak featured yang bisa kita gunakan misalnya disamping kapasitas penyimpanan termasuk Drive Services (Cloud) 15 GB (Free) dan kita bisa gunakan untuk back up data contact atau WA atau Apps Mobile lainnya sehingga secara kalau kita buka suatu Applikasi Mobile semisal Photograph Collage kita sampai heran kok bisa ya foto jadul kita bisa ketemu sama Apps tersebut, Anda tahu itulah kerja dari Google Platforms.

Sekarang Banyak Apps yang ada di IOS maupun Android menggunakan support dari Google untuk services-nya sehingga seperti yang saya sebutkan diatas bahwa kalau boleh dikata sekarang yang menguasai dunia Bukan China sebagai Negara atau USA tetapi adalah Google atau Aplhabet dan Apple Corp, kenapa Coba dibayakan User Gmail dan Android yang sudah lebih dari 1.5 Milyar dan Pengguna IOS (Iphone dan Ipad) lebih dari 1 Milyar, bisa dibayankan banyak data yang dikuasai oleh Google Group dan Apple Corp.


Perlu kita ingat setiap kita beli smartphone maka secara tidak sadar kita telah menyerahkan data kita kepada Google atau Apple, nah itulah sebagai gambaran sederhananya.
Kembali ke Google Platform selain Gmail tentu yang familiar adalah Google Search Engine dimana sekarang hampi 90% Netizen menggunakannya kecuali di Tiongkok yang menggunakan Baidu. Google Search juga banyak featured yang bisa kita gunakan mulai pencarian umum – image – video – buku – dll serta kita kita bisa setting lokasi dan waktu atau periode pencariannya dengan harapan kita bisa mendapatkan apa yang mau kita cari dengan hasil yang cepat dan akurat.
Demikian juga halnya dengan YouTube tidak hanya untuk tonton video musik tapi sekarang sudah banyak digunakan untuk live streaming jadi sudah seperti salurang TV Online, disamping itu ada banyak video yang berisi tentang pengetahuan dan perkembangan teknologi terkini dan sekarang sudah banyak juga Universitas dan Broadcast Company menggunakan featured live streaming YouTube.

Selanjutnya ada lagi yang kita sebut dengan Google Doc disini ada untuk Document – Spreadsheet – Drawing – Presentation, artinya apa kita menggunakan ini sebagai pengganti Microsoft Office dan file dari MS Office compatible dengan Google Docs
Selanjutnya ada lagi Google Maps yang sekarang sudah seperti GPS dan bisa digunakan atau diinstalled di Smartphone sehingga sudah bisa mengganti fungsi GPS, dan kita bisa juga Tagging Alamat kita dan Lokasi yang kita inginkan serta tagging atau upload foto2 di lokasi tersebut baik langsung di Google Maps maupun melalui Apps Paranomio.
Demikian juga dengan Blogger – Google Site dan Goole Office serta banyak faetured lainnya yang sangat berguna dalam kehidupan kita sehari-hari di zaman modern dan Hi Tech serta Connected seperti sekarang.

Mungkin itu dulu sebagai gambaran awal masih banyak lagi Google Platform yang lain baik Web Version maupun Mobile Version seperti yang terbaru Google Allo dan Google Dua serta Google Classroom dll.

Semoga bermanfaat dan Terima kasih
Bekasi 2 Desember 2016

@Rizal2407
Masrizal Umar

Toko Online / Online Store VS Online Shop Sendiri ??





Pertanyaan diatas sering muncul atau jadi pertanyaan kepada saya atau bertanya di forum-forum diskusi baik WAG maupun FB atau media komunitas lainnya.
Saya mungkin menjelaskan analogi sederhana Toko Online yang sudah punya Nama atau Populer sudah seperti tempat penjualan terkenal seperti Pasar Regional Tanah Abang – Pondok Indah Mall – Senayan City – Plaza Indonesia – Blok M – Pasar Jatinegara – Pasar Senen – Tamrin City dll, jadi ibaratnya kalau Toko atau tempat penjualan langsung  seperti diatas sementara Toko Online Populer Seperti Bukalapak – Lazada-  Tokopedia – Blibli – Bhinneka – Zalora – Kaskus – Elevenia – dll,
Disamping  tempat berjualan diatas kita juga mengenal yang namanya Pasar Tradisional – Ruko – Warung – Garasi Rumah – FoodcourtConvenience Store – Minimarket dll, yaitu tempat berjualan yang  relatif dekat dengan pemukiman dan biasanya pembelinya adalah konsumen disekitar rumah atau tempat tinggal kita.

Setelah kita memahami analogi diatas  atau marketplace untuk tempat penjualan kita sehingga terjadinya penjualan atau closed sales  sehingga kita bisa mendapat kan revenue dimana dalamnya terdapat modal kita dan sisanya adalah keuntungan buat kita, semakin banyak jumlah penjualan tentu semakin cepat modal berputar dan semakin besar jugalah keuntungan yang kita peroleh.
Kembali kepada pertanyaan diatas apakah  untuk berjualan secara Online kita “harus’ buka toko online sendiri atau kita cukup bukan Account di Online Store yang sudah terkenal diatas dan biasanya Gratis kecuali jika kita mau jadi Premium Account dengan Fetured Tertentu misalnya ada support untuk promosi atau prioritas display dan lain sebagainya.


Sehingga sekarang kita berfikir kita mau sewa toko di Tanah Abang atau Pondok Indah Mall atau Mau Buat Ruko atau Buka Warung sendiri di rumah, itu tergantung pada kita.
Kalau saya selalu merekomendasikan terutama untuk pemula lebih baik untuk proses belajar kita bisa bukan Account di Online Store Ternama seperti Bukalapak atau Tokopedia atau Lazada kemudian dibantu dengan FB  atau Fan Pages serta dukungan Instagram dan Line / WA mungkin akan lebih baik daripada kita repot membuka Online Shop sendiri yang harus membayar designya supaya menarik – serta hosting fee tahunan dan harus promosi agar banyak dikenal orang  atau calon pelanggan.

Kalau misalnya setelah membuka Account atau berjualan di Online Store kita sudah banyak pelanggan dan brand atau produk kita sudah sangat terkenal dan revenue serta modal kita sudah kuat atau besar mau buka Online Store sendiri silakan sesuai dengan Business Plan yang kita buat, biasanya pada tahapan ini kita sudah punya badan hukum dan sudah comply dari sisi perpajakan dan sudah SOP perusahaan dengan baik atau bisa dikatakan perusahaan dengan Omzet sudah diatas 1 Milyar per bulan misalnya atau Rp 500 Juta/Bulan misalnya dan yang penting sudah comply secara Accounting dan Basic Management Operation atau kalau kita Owner bisnis sudah bisa jalan tanpa kehadiran kita atau sudah sebagian sudah kita serahkan ke Karyawan kita.
Jadi Kesimpulannya adalah saya pribadi sangat menyarankan kita untuk Buka Account atau berjualan dulu di Online Store yang sudah punya nama kenapa ? Karena mereka sudah punya traffic yang ramai sehingga kemungkinan terjadi transaksi lebih besar dan revenue lebih mudah diraih dan kalau kita mau promo melalui Medsos kita juga bisa untuk memberi tahu teman-teman kita datang ke Lapak /Toko kita di Online Store  tersebut, nah kalau sudah berkembang pesat  silakan mau buka Online Shop sendiri selama memang sudah punya pelanggan setia dan sudah repeat sales.
Salam dan selamat berjualan semoga senantiasa sukses dan bisa memberi manfaat bagi orang lain.
@Rizal2407
Masrizal Umar



Kultum Arcandra Tahar di Masjid Sunda Kelapa

PT Mitra Tour and Travel - Ayo Ke Solok Selatan Sumatera Barat

Digital Marketing Vs Medsos Marketing ?


Saya ingin sedikit sharing bahwa tadi malam ada yang WA saya apakah Training Digital Marketing PT Sintola Solusindo "Hanya" Google dan Medsos,,Disini kami ingin sampaikan bahwa curriculum terbaik untuk Digital Marketing adalah yang mengacu Pada https://www.dmaglobal.com/ The Digital Marketing Association

Jadi kalau ada yang mengatakan Digital Marketing hanya Medsos dan Google itu adalah sesuatu yang misleading, kami sudah melakukan research kepada beberapa Top 50 The Big Company yang sudah mencoba menjalan Digital Marketing, kami masih melihat banyak Gap antara Marketing Communication Team dengan Digital Marketing Team (ini kadang dua department yang terpisah dan kadang ada dalam satu team) sekarang banyak Digital Marketing dilakukan oleh ICT Team sementara Marcom umumnya dibawah Marketing Director..
Jadi ini yang perlu kami jelaskan karena keberhasilan Digital Marketing di Indonesia BUKAN Digital Marketing Plaftorm ONLY tetapi hampir 80% ditentukan oleh Marketing Content dan Engagement Program.
Demikian sekilas yang perlu kami sampaikan jangan hanya terjebat pada Medsos Marketing dan Digital Marketing Apps/Platform tetapi yang jauh lebih penting adalah Content Management dan Engagement Program yang biasanya termasuk dalam CRM Strategy.

GATRA TV - STUDIO 1 GATRA TV

GATRA TV - DEMO GOJEK 03 Sept 2016 di Jakarta